You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Nakertrangi Jakut Gelar Pelatihan Minuman Kesehatan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

50 Warga Jakut Dilatih Bikin Produk Minuman Sehat

Sebanyak 50 warga dari enam kecamatan, ikut pelatihan pembuatan produk minuman sehat yang diadakan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Utara, mulai 18 hingga 24 Mei.

Peserta juga dilatih  membuat kemasan dan cara penjualan

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kasudin Nakertrans dan Energi Jakut, Siti Nurbaiti, kegiatan ini untuk memberikan keterampilan dan kemandirian wirausaha kepada warga.

Selama pelatihan, lanjut Siti, para peserta akan diajarkan membuat menu minuman sehat yang berbeda setiap harinya. Seperti wedang jahe, bajigur, karamel jahe, bir pletok dan lain-lain.

Sudin Nakertransgi Jakut Distribusikan 34 Kartu Pekerja Tahap Dua

"Peserta juga dilatih  membuat kemasan dan cara penjualan," kata Siti, Kamis (19/5).

Dia menambahkan, untuk membantu peserta membuka usaha pihaknya juga memberi bantuan modal usaha berupa kompor beserta tabung gas dan alat masak.

"Diharapkan peserta bisa membuka peluang usaha dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang didapat saat mengikuti pelatihan," tuturnya.

Hamzah (22), peserta dari Kecamatan Tanjung Priok, mengaku ikut pelatihan karena ingin membuka usaha minuman untuk biaya kuliahnya.

"Saya ingin membuka usaha yang lagi trend saat ini, sambil kuliah. Nantinya saya akan tawarkan ke rekan-rekan kampus serta melalui online," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9643 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1306 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1219 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1173 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati